Selamat datang di AZDIA | AZ Media Center

Belajar Bareng Guru Ber-ICT

SEKOLAH BER-ICT

Ketika ICT belum kita kenal, semua dilakukan secara manual. Dan kini semua serba teknologi. Dulu hanya sekolah tertentu yang bisa memanfaatkan perkembangan teknologi dalam pembelajaran. Sekarang semua sekolah dituntut dan sudah menjadi program nasional.

Bagaimana pemanfaatan ICT di Sekolah?

Banyak hal bergantung sekolah sendiri. Kalau sekolah kreatif tidak perlu menunggu instruksi pemerintah seperti halnya dulu beberapa sekolah sudah ber-ICT jauh sebelum adanya program pemerintah. Bagaimana memodernisasi sekolah melalui sentuhan ICT? Beberapa pengalaman yang bisa di-share di sini, antara lain:


Fasilitas Pendukung

  • Ruang multimedia (komputer/laptop, digital TV, LCD projector, sound system, jaringan internet, VCD pembelajaran, software pembelajaran, camera video digital, rekaman kegiatan sekolah)
  • LCD Projector dan sound system di setiap ruang kelas
  • Jaringan internet atau Wifi pada lokasi tertentu atau di setiap ruang termasuk kelas dan di area luar
  • Server sekolah (localhost server)
  • Domain dan web hosting sekolah
  • Lab komputer
  • Display TV di ruang recepsionis berisi informasi dan kegiatan sekolah
  • Ruang operator dan jaringan informasi dengan memasang speaker pengumuman di setiap ruangan termasuk kelas.
  • Ruang operator dan CCTV di setiap sudut sekolah dan kelas

Program Kegiatan

Program kegiatan apa yang bisa dilakukan dengan memiliki perangkat seperti di atas?

Ruang multimedia awalnya dipergunakan untuk pembelajaran. Selanjutnya dipakai untuk rapat dan pertemuan intern guru, pertemuan dengan pihak orangtua dan pihak luar sekolah, pelatihan dan seminar, dan kegiatan lainnya yang memerlukan perangkat multimedia.

LCD Projector dan sound system untuk pembelajaran berbasis ICT. Bukan hanya guru yang memanfaatkan, tapi juga siswa saat mempresentasikan tugas dan hasil kegiatan.

Dengan adanya jaringan internet atau wifi, sekolah termasuk guru dan siswa dapat mengakses internet dan berbagai aplikasi sekolah yang dipasang pada server lokal sekolah.

Server sekolah (localhost server) memungkinkan sekolah untuk memasukan aplikasi sekolah berbasis web yang dapat diakses hanya di lingkungan sekolah agar cepat dan aman seperti database sekolah (guru, siswa, sarana, kurikulum), aplikasi pembelajaran (e-learning, blog pembelajaran, tes online), atau aplikasi kegiatan lainnya seperi ppdb, ekstrakurikuler, osis, dan lain-lain.

Salah satu aplikasi yang berkaitan dengan kurikulum  misalnya penilaian. Melalui aplikasi penilaian yang terpasang di server lokal sekolah, guru dapat mengisi nilai (harian, sumatif, raport, tugas, ektrakurikuler) secara online sekaligus mencetaknya. Dalam aplikasi pembelajaran, guru dapat mengisi konten e-learning, blog pembelajaran, mengelola tes online untuk pembelajaran.

Domain dan web hosting sekolah untuk menginformasikan sekolah dengan dunia luar. Web bisa menjadi media informasi dan komunikasi sekolah dengan guru, siswa, orangtua, alumni, dan lainnya. Guru menampilkan konten tentang profil sekolah dan berbagai kegiatan sekolah agar dapat diakses secara luas oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Dengan memiliki domain dan web hosting  sekolah bisa membuat aplikasi berbasis web untuk web sekolah, web e-learning, blog pembelajaran, PPDB online, tes online, dan lainnya yang dapat diakses di luar sekolah dengan jangkauan yang lebih luas.

Lab komputer dapat dimanfaatkan selain untuk belajar komputer siswa juga bisa dimanfaatkan untuk pelatihan guru atau lainnya seperti ukg, dan UN.

Display TV di ruang recepsionis dapat dimanfaatkan untuk menampilkan profil sekolah, pengumuman-pengumuman, aktivitas sekolah, dan lainnya yang bersifat informatif untuk guru, siswa, dan juga orangtua.

Dengan adanya jaringan informasi berupa speaker pengumuman di setiap ruangan termasuk kelas sangat bermanfaat untuk menyampaikan pengumuman baik kepada seluruh ruangan/kelas ataupun ruangan/kelas tertentu. Kegiatan pagi seperti berdoa bersama, mengaji bersama dengan dipandu langsung dari ruang operator.

CCTV yang dikoneksi ke layar TV dapat dimanfaatkan untuk mengontrol ruangan dan kelas agar kegiatan berjalan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Biasanya langsung di bawah pengawasan kepala  sekolah.

Demikian sekilas pemanfaatan ICT di sekolah. Tentunya seiring dengan berjalannya waktu maka ICT dalam pendidikan akan terus berkembang dan semakin berkembang. Pelatihan guru online, UN online, PPDB online, pengisisan data sekolah online, pengisian nilai online, dan lainnya yang serba online. Tentunya akan menuntut sekolah semakin peduli terhadap perkembangan ICT kini dan yang akan datang, terutama membekali guru dengan kompetensi yang memadai karena guru termasuk ujung tombak di sekolah. Namun demikian, guru akhirnya dituntut harus mandiri, membekali diri agar dapat mengikuti tuntutan profesinya yakni mampu menguasai dan memanfaatkan ICT dalam pembelajaran. Yuk bersama melangkah pasti, meningkatkan kompetensi, dan meraih prestasi.

GURU PROFESIONAL BER-ICT

Masih terbayangkah saat pertama mengajar menggunakan OHP? Itu sudah termasuk canggih di zamannya. Mesin ketik mulai digantikan komputer untuk tugas administrasi sekolah dan administrasi guru. Saat itu sistem komputer pun masih DOS sebelum OS seperti windows sekarang ini. Masih ingat saat pertama mengetik naskah dan soal di komputer? Yang familiar saat itu ChiWriter dan Wordstar. Tahun 1990-an mulai masuk TV digital namun jarang karena harganya masih selangit. Bayangkan TV tabung 32 inch harganya 3-5 juta, namun TV digital 32 inch saat itu harganya 12-15 juta. Ada juga sekolah yang memanfaatkan TV tersebut untuk pembelajaran dengan cara menghubungkan komputer (PC) ke TV melalui RGB sehingga dapat menampilkan layar yang lebih besar. Baru kemudian muncul LCD Projector yang harganya sekitar 30 juta-an. Beberapa sekolah tertentu ada yang mulai memakainya dengan menghubungkan komputer ke LCD via RGB sehingga tampilan layarnya jauh lebih besar. Laptop dengan ukurannya yang kecil dan praktis untuk dibawa-bawa mulai dikenal pula. Pelatihan atau seminar mulai menggunakan laptop dan LCD projector. Bukan hanya untuk presentasi tapi juga untuk menampilkan liputan acara/kegiatan dengan menghubungkannya ke Digital Camera dan Camcoder. Perkembangan terkini semakin canggih lagi karena laptop bisa dihubungkan ke TV dan LCD Projector melalui kabel HDMI.

Pada awalnya sekolah hanya memakainya di ruang khusus (multimedia). Mulailah guru memanfaatkannya untuk pembelajaran sekalipun harus bergantian. Semakin hari sekolah semakin maju akhirnya ruangan tertentu dan kelas dipasang LCD dan sound system. Guru tinggal mencolokkan kabel LCD ke laptop. Laptop guru mungkin masih inventaris sekolah, lama-lama setiap guru memilikinya sendiri. Awalnya guru hanya menampilkan CD, VCD, dan software pembelajaran yang beredar di pasaran, lama-lama guru mulai kreatif memanfaatkan berbagai sumber termasuk dari internet. Mulailah memanfaatkan berita, jurnal, gambar, video, aplikasi, media presentasi, dan lainnya untuk dipresentasikan di kelas sebagai media pembelajaran. Semakin hari guru semakin kreatif lagi, semua yang akan dipresentasikan dikemas terlebih dahulu dengan aplikasi presentasi seperti powerpoint dan flash.

Perkembangan ICT dalam pendidikan akan terus berjalan seiring zaman yang terus berubah. Kalau guru tidak mengikutinya maka akan tertinggal dan menjadi guru gaptek (gagap teknologi) padahal sekarang ini sudah menjadi tuntutan guru profesional dalam aspek pedagogik. Guru dituntut menguasasi dan memanfaatkan ICT dalam pembelajaran. Sudah banyak guru yang memiliki laptop, mungkin hampir semua tapi sejauhmana guru sudah memiliki bekal yang memadai untuk ber-ICT. Tentunya akan bervariasi, ada guru yang sudah menguasai dengan memadai ada juga yang belum bergantung dari usaha yang telah dilakukannya. Pekerjaan guru pun semakin variatif dari mulai mempersiapan perangkat mengajar, mempersiapkan media pembelajaran, membuat soal, menganalisis soal, mengolah nilai, dan sebagainya. Semua pekerjaan ini erat hubungannya dengan penguasaan ICT termasuk penguasaan aplikasi komputer. Siapa yang menguasainya secara memadai, maka akan mudah dan lancar mengerjakan setiap pekerjaan dan semakin terbuka mengikuti lomba-lomba ICT untuk meraih prestasi diri. Mulailah dari diri sendiri dan saat ini pula ... tak ada kata menunggu dalam membekali diri.

Mulailah dengan yang kita perlukan! Bertanyalah aplikasi apa yang perlu untuk menunjang pekerjaan kita sebagai guru?

Terutama mampu mengoperasikan aplikasi microsoft office secara benar antara lain: Ms.Word (aplikasi pengolah kata), Ms.Excel (aplikasi pengolah angka atau spreadsheet), dan Ms.Powerpoint (aplikasi presentasi).

Aplikasi lainnya yang juga mendukung, antara lain:
  • Aplikasi analisis soal (iteman, anates, anabutis, excel)
  • aplikasi mutimedia, antara lain: aplikasi gambar/grafis (paint, adobe photoshop, photo impact, ACDsee, coral draw), animasi (flash), musik (cool edit, soundforge, Winamp), dan video (ulead video, Movie Maker, windows media player)
  • aplikasi media online seperti: web browser untuk menjelajahi internet (Mozilla Firefox, Google Chrome), web e-learning (moddle, blogger, wordpress), aplikasi mail (yahoo, gmail, hotmail, aol), sebagai media surel (surat elektronik), aplikasi chatting dan video call (Yahoo Messenger, facebook massanger, BBM, Line, WhatsApp), aplikasi data (drive, dokumen, foto, buku, kontak, hangout, youtube), dan berbagai media online lainnya seperti blog, jejaring sosial (facebook, twitter, google+), wiki, dan forum.

Semua itu jika diterapkan secara tepat sesuai dengan kebutuhan akan memberikan kontribusi dan manfaat yang berharga  dalam menunjang pekerjaan kita sebagai guru. Ayunkan langkah dengan niat, selangkah tapi pasti, semangat tingkatkan potensi diri, kuasai ICT, bersama kita bisa. Man Jadda Wajada!!!

Darimana kita mulai melangkah, nampaknya yang dirasakan sebagai suatu kebutuhan yang mendesak atau penting dilaksanakan. Mengenai hal ini, guru sendiri yang lebih tahu. Namun tak ada salahnya menyampaikan usulan seperti dalam perbincangan di bawah.

YUK BELAJAR BARENG

Guru A : “Sebagai guru profesional aspek pedagogik kita diamanati menguasai dan memanfaatkan pembelajaran berbasis ICT. Apa yang tlah kita lakukan?”
Guru B : “Mestinya memanfaatkan ICT seperti menggunakan media presentasi ?”
Guru C : “Ya betul ... mestinya kita bisa membuat dan menerapkannya di kelas”
Guru A : “Ehm ... ??? aplikasi apa yang mudah untuk bikin media presentasi atau aplikasi pembelajaran?”
Guru B : “Gimana kalau pakai Flash?”
Guru D : “Kalau mau dan mampu ... bagus sekali ... tapi itu pakai bahasa pemprograman seperti halnya pascal, delphi, basic, php, html dan sebagainya. Sulit ... sudah kucoba tapi aku gk bisa-bisa hehehe ....”
Guru E : “Pakai powerpoint saja ... gampang menguasainya dan gk pakai ribet, dikit telaten orang gaptek aja pasti bisa”
Guru C : “Gak segampang itu ... kalau mau bagus, interaktif dan nampak seperti profesional”
Guru E : “Bisa kok kalau mau ... kata teman dengan memanfaatkan fasilitas powerpoint yang ada secara optimal”
Guru D : “Tepat sekali ... saya sudah mencobanya ... bisa dan tidak sesulit yang dibayangkan kalau sudah menguasai rahasianya. Mau rahasianya?”
Guru-guru : “Mau-mau ... dong !!!“ menjawab serempak
Guru D : “Yuk ikut saya ... belajar bareng di AZDIA Center”
Guru A : “Gmn dengan waktu dan tempatnya?”
Guru D : “Bisa diatur/disesuaikan ... yuk tanya saja langsung ke 081350350505 (WA/SMS) atau kirim email ke azdia.center@gmail.com”
Saat belajar bareng guru membuat blog pembelajaran dan quiz online system
Kami adalah guru-guru dengan title guru profesional. Kami bangga dengan profesi kami. Profesi yang mencerdaskan bangsa.

DOWNLOAD ARTIKEL INI (PDF) di https://goo.gl/teOycb
------------------------------------------------------------------------------------------
Yuk belajar bareng “guru ber-ICT” !!!
Kontak kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan silahkan berkirim pesan ke:
  • Email: azdia.center@gmail.com
  • SMS atau WhatsApp (081350350505)
  • Ketik: "Info belajar bareng guru ber-ICT, namasekolah ........ kab/kota ........ " dan tuliskan pesan !!!
Terima kasih,
AZDIA Center
WA/SMS: 081350350505, Email: azdia.center@gmail.com, Web: www.azdia.com
------------------------------------------------------------------------------------------
0 Komentar untuk "Belajar Bareng Guru Ber-ICT"

Back To Top